WORKSHOP PERNIKAHAN ADAT JAWA

Indonesia memang Negara yang kaya akan budaya dan adat istiadatnya sehingga seringkali membuat orang-orang terpesona akan keragamannya, termasuk perihal tata cara pernikahan. Hal ini pula lah yang menjadi salah satu faktor bagi BIPA untuk mengadakan workshop dengan tema pernikahan  adat Jawa dan menjadikannya sebagai salah satu materi ilmu budaya yang harus dipelajari oleh Mahasiswa Darmasiswa dan KNB.
 
Acara workshop ini juga bertujuan memberikan bekal bagi mahasiswa asing yang akan belajar dengan menyaksikan secara  langsung tata cara pernikahan dalam adat Jawa. Acara workshop ini dimulai dari pukul 09.00 WIB dan diisi oleh Yusi Nurcahya selaku pemateri utama dan Fitri Alfarisy sebagai moderator sekaligus pengalihbahasa.
 
Ibu Yusi membuka workshop pernikahan Jawa ini dengan memaparkan beberapa alasan pentingnya mahasiswa asing tahu tentang tata cara penikahan dalam adat Jawa. Beberapa langkah ritual serta upacara yang dilakukan oleh pengantin Jawa selama prosesi berlangsung yang disampaikan oleh ibu Yusi, yaitu adalah srah-srahan, kembar mayang, pasren, siraman, adol dhawet, midodareni, ijab qobul, upacara panggih, kacar-kucur, dulangan, dan seterusnya. 
 
Selain datang untuk belajar dengan cara menyaksikan langsung, mahasiswa Darmasiswa dan KNB nantinya harus membuat laporan mengenai pernikahan dalam adat Jawa yang akan mereka saksikan dalam dua hari, yaitu Jumat dan Sabtu di kediaman ibu Suwarsih yang juga merupakan wakil rektor IV UNY di daerah Seyegan, Sleman, Yogyakarta. (Riris)