MAHASISWA KERJASAMA UNY IKUTI MONITORING KERJASAMA DAN PERSIAPAN PELATIHAN BAHASA INGGRIS

UNY mengadakan Monitoring Kerjasama dan Persiapan Pelatihan Bahasa Inggris pada Rabu (6/4). Acara yang diselenggarakan di ruang sidang utama rektorat UNY itu dihadiri oleh mahasiswa kerjasama UNY yang berasal dari Mentawai, Malinau dan Sumatra Selatan. Monitoring yang diikuti oleh 80 mahasiswa ini memiliki agenda materi umum mengenai monitoring studi mereka dan persiapan pelatihan bahasa Inggris serta sesi tanya jawab. Pembicara dalam agenda ini adalah Sukirjo, M.Pd., Dr. Margana, M.Hum., M.A. dan Ari Purnawan, M.Hum., M.A.
Dalam materinya, Sukirjo, M.Pd. menyampaikan beberapa informasi penting bagi mahasiswa kerjasama. Hal-hal yang disampaikan beliau terkait masa studi mahasiswa dan perpanjangan masa studi beserta biaya pendidikannya. Beliau juga menyampaikan agar mahasiswa senantiasa fokus dalam perkuliahan. Tidak lupa, beliau juga menyampaikan mengenai syarat lulus dari UNY adalah lulus tes ProTEFL dengan skor minimal 425.
Dr. Margana, M.Hum., M.A. menambahkan informasi terkait peraturan akademik terbaru mengenai skor minimal mahasiswa dalam tes ProTEFL untuk syarat ujian skripsi. Dalam materinya, juga terdapat informasi mengenai jumlah mahasiswa yang sudah lulus dalam tes ProTEFL dari masing-masing wilayah (Mentawai, Malinau, dan Sumatra Selatan). Beliau tak lupa menyampaikan betapa pentingnya mahasiswa untuk menguasai Bahasa Inggris untuk ke depannya.
Dr. Margana, M.Hum., M.A. juga menginformasikan mengenai agenda orientasi yang akan diselenggarakan pada hari Jumat (8/4) pada pukul 13.30 sampai 17.00 di gedung LPPMP lantai 2 ruang 210. Orientasi tersebut berupa tes mengenai structure dan reading dan akan dilakukan pembahasan mengenai tes tersebut. Kemudian pada hari Sabtu (9/4) akan diselenggarakan tes pada pukul 08.00.
Setelah penyampaian materi, diadakan sesi tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab, diberitahukan kembali bahwa untuk mengikuti ujian skripsi, mahasiswa harus terlebih dahulu lulus dalam tes ProTEFL. Mahasiswa juga dapan mengikuti tes pada hari Sabtu (9/4) walaupun tidak bisa hadir pada orientasi hari Jumat (8/4), namun mahasiswa harus tetap mendaftar terlebih dahulu. Kemudian, Ari Purnawan, M.Hum., M.A menambahkan agar mahasiswa tidak hanya mengandalkan materi yang akan disampaikan pada hari Jumat saja untuk menghadapi tes pada hari Sabtu. Mahasiswa disarankan untuk berlatih dan mempelajari materi bahasa Inggris yang sudah dimiliki (narici)
